Senin, 02 Januari 2012

7 Kecelakaan Laut Terburuk Didunia

Sebagian besar dari kita tentu
sudah tahu dengan musibah yg
menimpa Titanic dan banyaknya
penumpang kapal yg menjadi
korbannya. Tapi ternyata musibah
tersebut bukan merupakan tragedi kecelakaan laut paling buruk di dunia
(berdasarkan jumlah korbannya)
.Berikut ini daftar 7 Kecelakaan laut
terburuk di dunia diurutkan dari
jumlah korban terkecil sampai
terbesar :

7. MS Estonia



Jumlah korban : 852 orgMS Estonia
sebelumnya bernama MS Viking Sally
(–1990), MS Silja Star (–1991), dan MS
Wasa King (–1993) adalah kapal ferry
buatan Jerman tahun 1979. Musibah
MS Estonia terjadi pada tanggal 28 September 1994 saat berlayar
menyeberangi Laut Baltik dalam
perjalanannya dari Tallinn-Estonia
menuju Stockholm-Swedia. Saat itu
kapal membawa 989 penumpang dan
awak kapal. Pada pukul 01:00 tanda-tanda akan
terjadinya musibah berawal dari
bunyi-bunyi aneh akibat benturan
logam dengan logam namun dari
pemeriksaan pada “bow visor” (bagian
ujung kapal yg bisa dibuka-tutup untuk masuknya barang atau
kendaran ke dalam kapal) tidak
terlihat adanya kerusakan. Pada
pukul 01:15 bow visor diketahui
terlepas dari ujung kapal sehingga
membuat badan MS Estonia miring ke kanan. Pukul 01:20 terdengar
sebuah suara lemah dari seorang
wanita “Häire, häire, laeval on häire”
bahasa Estonia dari “Alarm, alarm,
alarm berbunyi di dalam kapal”
melalui saluran pengeras suara. Beberapa saat kemudian baru
terdengar tanda bahaya berbunyi
dan prosedur menurunkan sekoci
penyelamat mulai dilakukan.
Sayangnya saat itu kapal sudah
miring sekitar 30° – 40° ke kanan mengakibatkan hampir tidak mungkin
bisa berjalan dengan aman di dalam
tubuh kapal. Pintu dan aula berubah menjadi
jebakan maut. Mereka yg berhasil
selamat adalah orang-orang yg saat
itu sudah berada diatas geladak
kapal. Pesan “Mayday” dikirimkan
awak kapal pada pukul 01:22, tapi pesan tersebut ternyata tidak
sesuai dengan standard
internasional. Karena kehabisan
tenaga posisi kapal menjadi sulit
diketahui dan memperlambat upaya
penyelamatan. Dari total 989 penumpang dan awak kapal hanya
137 org yg bisa diselamatkan

6. RMS Empress of Ireland



Jumlah korban : 1.012 orgRMS
Empress of Ireland adalah kapal
penumpang lintas samudra yg dibuat
pada tahun 1905-1906. Pada tanggal
28 Mei 1914 kapal ini berangkat dari
Quebec-Kanada menuju Liverpool- Inggris mengangkut 1.477 penumpang
dan awak kapal. Henry George
Kendall adalah kapten kapal yg baru
dipromosikan pada awal bulan dan
saat itu pertama kali dia memimpin
kapal melalui terusan dekat Pointe- au-Père – Quebec ditengah hadangan
kabut tebal. Pada pukul 02:00
sebuah kapal Norwegia “Storstad”
menabrak samping kapal. Storstad
sendiri tidak tenggelam namun
Empress of Ireland dengan kerusakan sangat parah pada bagian
kanan lambung langsung dipenuhi air,
terbalik dan tenggelam hanya dalam
waktu 14 menit beserta 1.012
penumpang dan awaknya.

5. RMS Titanic



kapal
penumpang kelas berat yg dimiliki
perusahaan pelayaran White Star
Line. Pada tanggal 14 April 1912
dalam pelayaran perdananya ,
Titanic menabrak sebuah iceberg (gunung es) dan tenggelam 2 jam 40
menit kemudian. Pada saat pertama
kali diluncurkan Titanic menjadi
kapal uap penumpang terbesar di
dunia. Titanic dibangun dengan
teknologi paling baru pada masa itu dan diiklankan sebagai kapal yg “tidak
akan bisa tenggelam” dalam brosur-
brosur promosinya. Tragedi Titanic
sangat mengguncang dunia karena
disamping kapal yg “canggih” kru
kapal jg terdiri dari orang-orang yg sangat berpengalaman, namun
korban yg tewas masih sangat
besar. Tragedi ini kemudian merubah
hukum-hukum maritim di dunia dan
penemuan bangkai kapal pada tahun
1985 semakin membuat musibah Titanic menjadi legenda sampai saat
ini.

4. Sultana



Jumlah korban : 1.800 org Kapal uap Sultana adalah kapal
penumpang yg melayari sungai
Mississippi, hancur dalam sebuah
ledakan pada tanggal 27 April 1865.
Peristiwa ini tercatat sebagai
tragedi terburuk dalam dunia maritim di Amerika Serikat.
Diperkirakan 1.800 dari 2.400
penumpang kapal terbunuh saat
salah satu dari empat boiler
(tungku pemanas) meledak, Sultana
tenggelam tidak jauh dari Memphis – Tennessee. Sebagian besar
penumpang adalah bekas tahanan
dari pasukan Konfederasi yang
dikirim kembali ke rumah mereka.
Ledakan akibat kebocoran dan
kurangnya perawatan dari tungku pemanas menyebabkan hancurnya
separuh badan kapal dan batu bara
panas yg beterbangan membakar
habis sisa badan kapal.
3. MV Joola


Jumlah korban : 1.863 org MV Le Joola adalah kapal ferry
penumpang milik pemerintah Senegal
yg tenggelam di dekat pantai
wilayah Gambia pada tanggal 26
September 2002. Sebenarnya kapal
ini berkapasitas 580 org tapi pada saat itu diperkirakan hampir 2000
orang yg berada diatas kapal. Panggilan radio terakhir dari kru
kapal pada pukul 10:00 malam
mengabarkan bahwa kondisi
pelayaran berlangsung dengan baik.
Seperti dalam film Titanic, para
penumpang sedang asyik berpesta dan berdansa ditengah alunan grup
band kapal. Sekitar pukul 11:00
malam kapal mulai memasuki wilayah
badai di laut Gambia dan ditengah
ombak besar dan angin kencang
kapal tenggelam dengan cepat memuntahkan para penumpang dan
muatannya ke tengah lautan. Laporan saksi mata menyebutkan
bahwa kejadian ini hanya
berlangsung selama 5 menit dan
hanya satu sekoci penyelamat yg
berhasil diturunkan dengan cuma 25
org penumpang selamat didalamnya.
2. Halifax



Jumlah korban : 1.950 org Ledakan Halifax terjadi pada hari
Kamis, 6 Desember 1917 saat kota
Halifax, Nova Scotia-Kanada hancur
lebur akibat ledakan dahsyat dari
sebuah kapal kargo Prancis “Mont-
Blanc” yang membawa muatan penuh berisi mesiu dan bahan peledak
untuk militer. Kapal ini tertabrak
kapal Norwegia “The Narrows” di
salah satu bagian pelabuhan Halifax. Ledakan membunuh hampir 2000 org
diakibatkan serpihan, api dan
runtuhnya bangunan-bangunan di
dalam radius 2 km dari lokasi
kejadian. Diperkirakan sekitar 9.000
org terluka akibat peristiwa ini. Sampai sekarang ledakan tersebut
masih memegang rekor sebagai
ledakan konvensional terbesar yg
dihasilkan oleh manusia. Saking
hebatnya efek ledakan tersebut
sampai menimbulkan tsunami yg kemudian menyapu pepohonan,
membengkokkan rel kereta api,
menghanyutkan rumah, mobil dan
membawa serpihan-serpihan Mont-
Blanc berkilo-kilometer jauhnya.
Gambar diatas adalah situasi setelah terjadinya ledakan.
1. MV Doña Paz



Jumlah korban : 4.375 org Doña Paz adalah kapal ferry
penumpang yg tenggelam setelah
bertabrakan dengan kapal tangker
Vector“” pada tanggal 20 Desember
1987. Saat itu kapal sedang
melakukan perjalanan dari kepulauan Samar – Filipina. Ketika berada di
selat Tablas diantara pulau Mindoro
dan Tablas kapal bertabrakan
dengan kapal tangker “Vector” yg
sedang membawa 8.800 barel
minyak. Muatan dari kapal tangker itu langsung terbakar dan
menyambar Doña Paz. Saking
ganasnya api Doña Paz tenggelam
hanya beberapa menit kemudian. Meskipun pernyataan resmi dari
pihak berwenang jumlah penumpang
adalah 1.568 org (meski kapasitas
maksimum kapal hanya 1.518 org)
tapi dari berbagai kesaksian korban
selamat saat itu kapal benar-benar kelebihan muatan dan akhirnya
diketahui jumlah korban tewas
adalah 4.375 org. 21 org korban
selamat karena bisa berenang
menjauhi kapal dan tidak ada waktu
untuk menurunkan sekoci penyelamat. Penyelidikan lebih lanjut
mengungkapkan bahwa kru kapal
tidak bisa memenuhi standar
keamanan dan ijin pengoperasian
kapal ternyata sudah habis. Musibah
Doña Paz sampai saat ini menjadi kejadian kecelakaan laut terburuk
dalam sejarah.




sumber: retariayu.wordpress.com

0 komentar:

Posting Komentar